SMK Negeri 1 Jiwan Terapkan Pembatasan Gadget untuk Tingkatkan Fokus Belajar Siswa

MADIUN – Guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan meminimalisir distraksi digital, SMK Negeri 1 Jiwan resmi memberlakukan kebijakan pembatasan penggunaan perangkat gawai (gadget) bagi seluruh siswa selama jam pelajaran berlangsung.
Langkah ini diambil menyusul hasil evaluasi pihak sekolah yang menunjukkan adanya kecenderungan penurunan konsentrasi siswa akibat penggunaan ponsel yang tidak terkontrol, baik untuk media sosial maupun gim daring di dalam kelas.
Mekanisme Larangan dan Penggunaan Terbatas
Kebijakan ini tidak berarti melarang teknologi sepenuhnya, melainkan mengatur penggunaannya agar tepat sasaran. Berikut adalah poin-poin utama aturan tersebut:


1. Penyimpanan Terpusat: Setiap pagi sebelum memulai literasi atau jam pelajaran pertama, siswa wajib                    mengumpulkan ponsel mereka di kotak penyimpanan khusus yang telah disediakan di masing-masing kelas.
2. Penggunaan Berbasis Instruksi: Ponsel hanya boleh diambil dan digunakan apabila guru mata pelajaran                  memberikan instruksi khusus untuk kebutuhan riset, pengerjaan tugas daring, atau ujian berbasis digital.
3. Sanksi Bertahap: Bagi siswa yang melanggar, pihak sekolah telah menyiapkan sanksi mulai dari teguran lisan,          penyitaan sementara, hingga pemanggilan orang tua untuk pembinaan lebih lanjut.


Dukungan dari Berbagai Pihak
Kepala SMK Negeri 1 Jiwan menyatakan bahwa aturan ini merupakan bagian dari upaya pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa. "Kami ingin siswa kembali fokus pada interaksi sosial secara langsung dan mendalami materi praktik tanpa terganggu oleh notifikasi ponsel," ujarnya.
Senada dengan pihak sekolah, mayoritas orang tua siswa menyambut baik langkah ini. Mereka berharap dengan adanya pembatasan ini, anak-anak tidak hanya unggul dalam kompetensi teknis sesuai jurusannya, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan etika dalam berteknologi.
Dampak Positif yang Diharapkan
Sejak kebijakan ini diuji cobakan, para guru melaporkan adanya peningkatan partisipasi aktif siswa dalam diskusi kelas. Selain itu, suasana di kantin dan area istirahat kini lebih hidup dengan percakapan antarsiswa, menggantikan pemandangan siswa yang biasanya sibuk menatap layar masing-masing.

 

 

by Olivia

Pendaftaran Peserta Didik Baru

Tahun Pelajaran 2021-2022

Kerjasama

Kerjasama dengan perusahaan, lembaga, instansi, dll.